26 Maret 2013

AnyVideoConverter, Software Gratis untuk Konvert Berbagai Video

0 comments
AnyVideo Converter (versi gratis) memampukan kita untuk mengkonvert berbagai video format termasuk AVI, FLV, MOV, MP4, MPG, M2TS, MTS, RM, RMVB, QT, WMV dan lain-lain. Software gratis ini menawarkan profil konversi yang siap digunakan dan kita juga bisa secara manual mengubah setting untuk setiap format.

Selain mengkonversi video, kita bisa menggunakan program ini untuk memotong dan meng-crop sebuah video atau menggabungkan berbagai macam video menjadi satu. Fitur-fitur lain termasuk batch conversion, kemampuan untuk mendownload video Youtube dan video snapshot capture dan banyak lagi.


Informasi:

Lisensi: Software gratis
Ukuran: 36 MB
Sistem Operasi: XP/Vista/7/8

Download:


Continue reading ...

06 Maret 2013

Avast Free Antivirus 8 dengan Software Updater

0 comments

Ulasan/Review

Avast baru saja meluncurkan antivirus versi terbarunya, Avast Free Antivirus 8. Versi ini memiliki perubahan tampilan yang dulunya didominasi warna orange dan hitam maka pada versi terbaru ini didominasi warna putih.

Kelihatannya versi terbaru ini dibuat khusus untuk Windows 8 dikarenakan tampilan antivirus ini menyerupai tampilan sistem operasi buatan Microsoft tersebut dan fitur yang dioptimisasi untuk peralatan touchscreen.

Selain perubahan tampilan, terdapat beberapa fitur baru seperti Software Updater, browser cleanup. Selain itu juga terdapat beberapa perbaikan fitur seperti fitur Behavior Shield dan Remote Assistance. Settting teknologi cloud (awan) dan setting energy-saver juga diperbaiki.


Yang baru di Avast Free Antivirus 8:


Fitur perlindungan
Baru – Software Updater- Memperlihatkan gambaran dari software dan aplikasi yang kadaluarsa.
Baru – Browser cleanup- Menghapus toolbar dan plug-in yang tidak diinginkan.
Baru- Tampilan software lebih mudah digunakan dengan fitur-fitur yang bisa diubah settingnya.
Baru- Dioptimisasi untuk Touch Screen- mempermudah penggunaan Avast di Windows 8
Diperbaiki- Behavior Shield- Ketepatan yang lebih baik
Diperbaiki Remote Assistance- Tidak perlu menelpon untuk meminta bantuan lagi.

Informasi:

Lisensi: Gratis
Ukuran: 105.42MB
Sistem Operasi: Windows 7, Windows 8, Windows Vista, Windows XP

Download:


Continue reading ...

04 Maret 2013

Bitdefender Rilis Aplikasi Total Security 2014 Beta

0 comments

Ulasan/Review

Bitdefender telah merilis Bitdefender Total Security 2014 versi beta, yaitu suite canggih terbaru mereka. Memang versi baru ini tidak menawarkan perubahan yang revolusioner, tapi ada beberapa tambahan dan perbaikan yang tetap membuat aplikasi keamanan ini menarik.

Bitdefender sendiri menekankan pada teknologi scanning adaptif, yang ternyata menampakkan perbaikan yang terlihat dalam hal performa dan kecepatan yang mempersingkat waktu scan karena antivirus ini menscan komputer secara bertahap. Sementara fitur Wallet baru mengisi sebuah kekosongan yang ada di versi sebelumnya dengan menyimpan user name dan password Anda, lalu secara otomatis mengisikannya untuk Anda setiap kali Anda login.

Laporan keamanan mingguan merangkum apa yang terjadi selama 7 hari terakhir, menyampaikan apapun yang perlu Anda lakukan, memberitahu modul yang tidak dipakai dan lain-lain.

Filter spam sekarang sepenuhnya berbasis cloud (awan), memotong penggunaan daya sistem dan memperbaiki tingkat deteksi. Paling tidak itulah klaim Bitdefender.

Fitur Parental control juga secara signifikan meningkat (Anda mendapat cakupan HTTPS dan HTTP secara penuh) sementara fitur Safepay membuat Anda mampu melakukan transaksi lebih aman.

Dan tentunya Anda mendapatkan semua fitur yang ada di versi sebelumnya: engine antivirus, smart firewall, perlindungan browsing, alat privasi, sistem backup online, layanan anti maling dan lain-lain.

Versi beta ini memiliki ukuran yang sangat kecil, tapi sebelum Anda menginstall Anda akan diminta untuk menghapus antivirus lain yang mungkin telah terinstall di komputer. Lalu Bitdefender akan secara simultan mendownload dan men-scan sisa file. Sayangnya proses ini memakan waktu yang cukup lama.


Informasi

Lisensi: gratis selama masih versi beta
Ukuran: 2,24 MB
Sistem Operasi:
Windows 7 (32 bit), Windows 7 (64 bit), Windows 8, Windows Server, Windows Vista (32 bit), Windows Vista (64 bit), Windows XP

Download:


Continue reading ...

26 Februari 2013

Ulasan/Review Cross A10, HP Android Murah dengan 3G

2 comments
Setelah melakukan comparison shop selama beberapa bulan, akhirnya saya memutuskan untuk membeli Cross A10 ini. Saya membeli smartphone ini semenjak Januari 2013 dengan kisaran harga di bawah Rp800 ribu.

Selama mengumpulkan informasi mengenai berbagai macam smartphone yang tersedia di pasaran Indonesia, saya membaca beberapa artikel yang menyebutkan bahwa Cross A10 ini disebut-sebut sebagai smartphone Android yang cocok untuk pemula. Dan saya setuju dengan kata-kata tersebut.

Dalam artikel ini saya akan menjelaskan kenapa saya setuju dengan kata-kata bahwa Cross A10 ini cocok untuk mereka yang ingin memiliki ponsel Android untuk pertama kali.

Desain


Bila HP Cross A10 model casing berwarna hitam dikatakan memiliki bagian belakang yang bermotif kulit jeruk, sayangnya casing HP saya ini polos. Menurut saya pribadi, desain HP ini cukup bagus dengan sisi-sisinya yang round dan ukurannya yang tipis. Selama saya memakai HP ini, beberapa orang sepertinya tidak menyangka bahwa HP ini adalah HP buatan Cina. Ada yang menganggap bahwa HP ini buatan Samsung, ada yang menganggap buatan Nokia. Hal ini mungkin dikarenakan desainnya yang cukup bagus. Selain itu logo Cross hanya terdapat di belakang bagian bawah yang kalau saya mau bisa saya tutup  dan akhirnya orang tidak bakalan menyangka kalau HP ini adalah HP Cross :p






Layar


Layar HP ini HVGA Touchscreen Capasitive, 16M Warna sebesar 4 inci dengan ukuran piksel 320 x 480. Layar terlihat glossy dan ikon-ikon yang ada terlihat menarik. Saat saya membeli HP ini, ternyata ada dua lapis screenguard. Lapis pertama berupa plastik tipis yang dalam dua hari pengguna, mulai terkelupas ujungnya. Tapi lapis kedua masih awet hingga sekarang.


Touchscreen dalam layar A10 termasuk responsif dan peka, termasuk keyboard virtual. Tapi ternyata keyboard virtual bisa sedikit error bila kita menggunakannya saat baterai sedang diisi. Dan karena layarnya glossy, maka mudah sekali kotor oleh bekas sidik jari, minyak dll.



Koneksi


Handphone Cross A10 ini sudah mendukung teknologi dual SIM GSM-GSM. Koneksi Internet yang disediakan adalah GPRS/EDGE/3G dan Wi-Fi. Karena sudah mendukung koneksi 3G inilah saya memilih A10. Karena teknologinya dual SIM, slot SIM card pertama mendukung semua keempat koneksi di atas. Sementara slot SIM card tidak mendukung koneksi 3G.

Nah, disinilah letak persoalannya. Karena saya memakai kartu IM3 di mana sinyal 3G-nya tidak merata bahkan sekalipun wilayah kantor saya termasuk kawasan tengah kota. Hampir selama satu bulan ini, koneksi yang sering saya dapatkan adalah koneksi EDGE yang cukup lambat bila dipakai untuk mengakses beberapa aplikasi seperti Facebook, Google Play, Skype, IMO dll. Walaupun lumayanlah bila dipakai untuk membuka Opera Mini.

Jadi kalau teman-teman sedang mempertimbangkan handphone Android yang hanya mendukung EDGE karena harganya yang murah, saya sarankan urungkan niat kalian. Karena untuk bisa menikmati fitur-fitur yang ada dalam sebuah smartphone Android secara maksimal, koneksi Internet yang cepat adalah sebuah keharusan.

Memang setiap kali saya mendapat sinyal 3G, maka terasa sekali perbedaan kecepatan yang ada. Mendownload aplikasi yang berukuran cukup besar bisa selesai hanya dalam hitungan menit bahkan detik.

Untungnya fitur dukungan Wi-Fi cukup menolong bila saya mengalami krisis sinyal 3G. Salah satu kendala dalam fitur ini mungkin cuma jarak jangkauan Wi-Fi yang kalah bila dibandingkan dengan sebuah laptop atau netbook. Saya harus berada di jarak yang cukup dekat dengan kawasan hot spot bila ingin menikmati jaringan Wi-Fi dengan Cross A10. Sementara untuk urusan transfer file offline, tersedia pilihan melalui kabel USB atau Bluetooth. Saya belum menemukan adanya masalah saat mentransfer data via Bluetooth. Sementara transfer melalui kabel USB, setelah menggunakan kabel data selama beberapa minggu saya mulai mengalami masalah dengan kabel USB yang disediakan oleh Cross. Seringkali smartphone ini tidak bisa dikoneksikan ke komputer dengan kabel USB dengan sempurna. Sehingga harus dicopot dan ditancapkan selama beberapa kali. Tapi sepertinya ini dikarenakan masalah USB port pada kabel.

Kamera dan Video


Terdapat dua buah kamera yaitu kamera depan berkualitas VGA dan kamera belakang sebesar 2MP. Menurut saya pribadi, kamera belakang Cross A10 tidak kalah jauh dibanding dengan kualitas kamera BlackBerry yang rata-rata masih 2MP.

Bila dibandingkan dengan kamera dari Nokia Asha kepunyaan kakak saya yang sebesar 3MP juga tidak kalah jauh.

Begitupun dengan kamera depan yang hanya berkualitas VGA tidak kalah dengan kamera dari HP Sony Ericsson saya yang lama.

Kendala atau kelemahannya hanya pada cahaya. Di dalam ruangan minim cahaya, kualitas kamera ini di bawah kedua HP yang saya sebutkan tadi. Bagaimana dengan fitur flash di kamera? Menurut pengalaman saya, cahaya flash yang ada di kamera tidak begitu berpengaruh pada kualitas gambar.

Kita bisa melakukan cropping langsung dari HP Cross ini. Bila kita ingin mengedit atau menambahkan efek, kita tinggal memakai aplikasi Android untuk hal ini.

Hasil Foto yang Diambil dengan Cross A10:

Hasil video:


Hiburan


Secara default, file audio yang didukung oleh Cross A10 ini adalah .arm untuk hasil rekaman audio dan MP3. Saya belum mencoba file audio jenis lain. Sementara untuk video file yang didukung adalah MP4 (khusus Android) dan 3GP.

Hasil rekaman video default dengan kamera Cross A10 adalah MP4. Menurut saya kualitas hasil rekaman terlihat cukup lumayan bila tersedia cukup cahaya.

Tidak ada pemutar video built-in di HP ini sehingga pilihan untuk memutar video menjadi terbatas. Maksud saya, bila dibandingkan dengan aplikasi pemutar audio yang disediakan Cross A10 maka pemutar video yang ada sangat terbatas.

Kemampuan merekam suara di handphone ini juga bisa dikatakan buruk. Sekeras apapun kalian berteriak, kalian tetap harus memakai headphone untuk mendengarkan hasil rekaman. Baru setelah memakai headphone, maka suara rekaman akan terdengar dengan kualitas yang lumayan.

Dalam ponsel ini tidak tersedia fitur TV built-in seperti yang ada di Cross A8T. Tapi terdapat fitur radio yang harus didengarkan dengan headphone.

Kualitas suara di ponsel ini menurut saya tidak buruk. Bisa dikatakan lebih baik dari netbook Acer yang saya miliki. 

Kinerja


Dari segi kinerja, Cross A10 ini sebenarnya cukup cepat bila dipakai untuk melakukan tugas-tugas dasar. Dengan RAM yang hanya sebesar 152 MB, Cross A10 sudah cukup cepat. Tentu saja, semakin banyak aplikasi yang berjalan di background, maka semakin lambat HP ini.

Kadang-kadang saya harus me-restart HP ini karena aplikasi macet, tapi secara pribadi hal ini bisa saya tolerir. Nah, masalahnya adalah pada memori internalnya yang berkisar antara 188MB hingga 189MB. Aplikasi bawaan yang terinstall pada HP ini mungkin sudah memenuhi hampir 80-90 persen memori yang tersedia. Padahal tidak semua aplikasi ini saya butuhkan, dan bila bisa saya ingin hapus. Tapi sayangnya karena HP ini tidak saya root, saya tidak bisa menghapus aplikasi bawaan tersebut.

Saya harus beberapa kali memasang dan menghapus aplikasi, menghapus data memori yang tersimpan pada program-program tertentu. Intinya, saya tidak leluasa untuk mencoba berbagai aplikasi yang tersedia di Google Play.

Kesimpulan


Kalau Anda ingin mencoba HP Android untuk kali pertama, mungkin Cross A10 ini cocok untuk Anda. Tapi bila Anda membayangkan ingin menggunakan smartphone canggih yang bertenaga untuk semua kesibukan Anda, maka sepertinya Cross A10 bukan pilihan yang tepat.

Kelemahan


-Memori internal kecil sehingga hanya sedikit aplikasi bisa terinstall.
-Memori RAM kecil, tidak bisa dipakai untuk tugas-tugas berat.
-Kualitas rekaman buruk

Kelebihan


-Ketajaman layar lumayan sehingga kelihatan nyaman di mata.
-Touchscreen sangat responsif dan cepat.
-Desain cukup menarik
-Harga murah
-Sudah didukung koneksi 3G
Continue reading ...

24 Januari 2013

Backup Website dengan BackupSF

1 comments

Ulasan


Bila Anda memiliki bisnis online atau pekerjaan online berbasis web, kesuksesan bisnis serta pekerjaan Anda bergantung kepada berfungsinya website Anda. Kehilangan file dan database yang tidak bisa didapatkan kembali bisa menjadi sesuatu yang disayangkan, tapi dalam kebanyakan kasus bisa menjadi sebuah tragedi, seperti halnya bila kita kehilangan sumber penghasilan.

Tentu saja, penyedia layanan hosting sekarang ini cukup bisa diandalkan dan merupakan sebuah kasus yang jarang di mana layanan hosting mengabaikan pentingnya backup data. Tapi bukannya hal itu tidak mungkin terjadi. Situs-situs bisa saja dihack sehingga database rusak dan file terinfeksi.

Control panel dari hosting web seperti DirectAdmin, cPanel, ISPConfig, GPLHost, ISPmanager memiliki cara-cara yang berbeda untuk membackup situs. Tapi Anda perlu mengecek kembali bila Anda bisa mengembalikan backup situs Anda dengan berbagai cara. Anda mungkin mengalami kesulitan seperti misalnya backup jarang dilakukan, dilakukan tidak dengan jadwal yang teratur dan malah kadang-kadang tidak dilakukan sama sekali. Situs-situs besar memiliki kesulitan lain- backup yang ada malah memenuhi ruang penyimpanan yang disediakan oleh layanan web hosting, karena itulah Anda tidak bisa membackup database secara teratur karena akan memenuhi ruang server.

Tapi ada masalah lain- salinan database dari sebuah situs bisa hadir secara fisik di hard disk yang sama di mana situs tersebut online sehingga terjadi crash, baik database situs itu dan backup-nya menghilang.

Jika Anda ingin membuat backup data dari situs/blog Anda, hal tersebut bisa dilakukan dengan mudah-Anda bisa membackup file situs Anda menggunakan klien FTP gratis seperti FileZilla, dan mengimpor database tersebut lewat PhpMyAdmin- caranya adalah dengan memilih database yang ingin dibackup dan klik “Import”.

Hal ini bisa menjadi kebiasaan rutin Anda, tapi persoalannya adalah bila Anda memiliki banyak blog/situs. Tentunya untuk melakukan hal ini secara manual akan menyita waktu kita. Karena itu, Anda bisa mencoba menggunakan program seperti BackupSF. Program ini akan secara independen dan teratur melakukan backup terhadap database dan file situs Anda di komputer lokal. Yang perlu Anda lakukan adalah memasukkan username dan password, nama database, usernama dan password dan alamat server database dan mengatur jadwal backup. Jika Anda tidak yakin bila komputer pribadi Anda aman dan bisa diandalkan, Anda bisa melakukan sinkronisasi dengan layanan seperti Dropbox, SugarSynk, Google Drive dalam layanan penyimpanan awan sejenis sebagai folder backup dari program BackupSF.

Sebuah backup data bisa dianggap paling bisa diandalkan bila salinan backup disimpan di tiga tempat berbeda. Pertama bila backup dilakukan oleh penyedia layanan hosting, lalu kedua bila salinan backup tersedia di komputer Anda dan yang ketiga salinan backup itu disimpan dalam layanan penyimpanan awan (cloud storage). Dengan demikian Anda bisa tenang.


Informasi:


Lisensi software: Trial Sofware
Ukuran: 5,5 MB
Sistem operasi: Windows XP, Windows 7, Windows Vista


Backup SF Pro Dijual Seharga $39, Apakah Anda Tertarik Mendapatkan Lisensi gratisnya?

Download:



Continue reading ...
 

Blogroll

About

Copyright © Wedangan Kita Design by BTDesigner | Blogger Theme by BTDesigner | Powered by Blogger